BREAKING NEWS

 


PULUHAN MAHASISWA GELAR AKSI DAMAI DI DEPAN KANTOR KAPOLDA SUMATERA UTARA

 



Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Peduli Pembangunan dan Penegakan Hukum (P3H) menggelar aksi unjuk rasa damai di depan Markas Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Kota Medan, Rabu (18/2/2026).

Aksi tersebut digelar sebagai bentuk penyampaian aspirasi dan kekecewaan massa aksi terkait dugaan masih adanya aktivitas perjudian yang disebut-sebut berlangsung secara terbuka di wilayah hukum Polres Tebing Tinggi, Kota Tebing Tinggi.

Menurut massa aksi, apabila praktik perjudian dapat berjalan secara terang-terangan, maka hal tersebut patut menjadi perhatian serius aparat penegak hukum, khususnya dalam aspek pengawasan dan penindakan. Oleh karena itu, mereka mendorong Kapolda Sumatera Utara agar tidak hanya menyampaikan imbauan normatif, tetapi juga menunjukkan langkah konkret sesuai kewenangan hukum yang berlaku.

Koordinator lapangan aksi, Rahman H, menyampaikan bahwa dugaan pembiaran terhadap praktik perjudian berpotensi menimbulkan dampak sosial yang meresahkan masyarakat. Ia menilai, maraknya aktivitas tersebut mencerminkan perlunya penguatan penegakan hukum di tingkat kewilayahan.

“Kapolda Sumut diharapkan dapat bersikap tegas terhadap dugaan praktik perjudian agar program Presisi Kapolri benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Jika aktivitas tersebut terus berlangsung, publik wajar mempertanyakan sejauh mana komitmen penegakan hukum,” ujar Rahman H.

Ia juga menyinggung momentum Bulan Ramadhan yang dinilai seharusnya menjadi refleksi penegakan nilai moral dan hukum. Namun, menurut pandangan massa aksi, dugaan aktivitas penyakit masyarakat justru masih terjadi, sehingga dinilai tidak sejalan dengan semangat Ramadhan.

Rahman H turut meminta adanya evaluasi kinerja terhadap Kapolres Tebing Tinggi. Menurutnya, ketegasan pimpinan wilayah sangat menentukan arah penegakan hukum. “Jika ada laporan masyarakat maupun surat pemberitahuan aksi, seharusnya segera ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku,” tegasnya.

Dalam orasinya, massa aksi juga menyebut salah satu lokasi yang diduga menjadi tempat aktivitas perjudian berada di kawasan Jalan Sisingamangaraja, Perumahan Citra Harapan, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebing Tinggi. Mereka mendorong pembentukan tim khusus yang independen untuk melakukan penelusuran secara objektif dan profesional.

Selain itu, P3H meminta agar dilakukan evaluasi terhadap pejabat kepolisian yang dinilai tidak optimal dalam menjalankan instruksi pemberantasan perjudian. Menurut mereka, penegakan hukum seharusnya dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya menyasar pelaku lapangan, tetapi juga pihak-pihak yang diduga terlibat.

Setelah menyampaikan aspirasi dan mendapatkan respons dari perwakilan kepolisian, massa aksi membubarkan diri secara tertib. Namun demikian, mereka menyatakan akan mempertimbangkan aksi lanjutan apabila dalam waktu dekat belum terlihat langkah nyata sesuai tuntutan yang disampaikan.

Bagi P3H, penegakan hukum yang tegas dan berkeadilan merupakan kunci utama menjaga ketertiban masyarakat serta kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

Bahri Siregar 

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image

Terkini