Dulu Sekolah Bocor Kini Nyaman karena Revitalisasi dari Pemerintah, Guru di Gorontalo Ungkap Syukur
_Press Release Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI_
Gorontalo, 11 Maret - Program revitalisasi satuan pendidikan yang digagas Presiden Prabowo Subianto mulai dirasakan manfaatnya oleh sekolah-sekolah di daerah. Di Provinsi Gorontalo, sejumlah sekolah yang sebelumnya menghadapi keterbatasan fasilitas kini mulai mendapatkan perbaikan sarana pendidikan
Program yang diluncurkan sejak peringatan Hari Pendidikan Nasional 2025 tersebut menyasar berbagai wilayah, termasuk sekolah-sekolah di daerah pelosok. Revitalisasi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan dengan memastikan fasilitas belajar yang lebih layak bagi siswa.
Perubahan nyata dirasakan di SD Negeri 26 Paguyaman. Kepala sekolah Herni Ahaya Yunus mengenang kondisi sekolah sebelum mendapatkan bantuan revitalisasi, ketika ruang kelas mengalami kerusakan dan sering bocor saat hujan.
“Sebelum menerima revitalisasi, siswa belajar dalam kondisi ruangan kelas rusak, bocor, dan sering basah kalau hujan,” ujarnya, Rabu (11/3)
Kini kondisi tersebut telah berubah. Ruang belajar yang lebih baik membuat siswa dapat mengikuti pelajaran dengan lebih nyaman, sementara para guru juga merasakan lingkungan kerja yang lebih mendukung.
Perbaikan serupa juga dirasakan di SMP Negeri 3 Telaga yang berada di wilayah ujung Kabupaten Gorontalo dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Bone Bolango. Kepala sekolah Aysa Utiarahman menyebut perhatian pemerintah sangat berarti bagi sekolah yang berada di wilayah perbatasan.
“Ini merupakan rasa syukur dan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto yang sudah memberikan perhatian kepada sekolah kami,” katanya.
Menurutnya, revitalisasi tersebut membantu sekolah berkembang menjadi satuan pendidikan yang lebih potensial dengan dukungan infrastruktur yang lebih memadai.
Di SMP Negeri 3 Kabila, Kepala Sekolah Buyung Yusuf juga merasakan manfaat serupa. Ia mengatakan fasilitas sekolah kini semakin memadai sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan lebih optimal.
Sementara itu di SD Negeri 16 Pulubala, pembangunan fasilitas sanitasi seperti jamban dinilai sangat membantu kebutuhan dasar siswa di sekolah.
“Adanya pembangunan jamban ini kami sangat bersyukur karena memang sangat dibutuhkan oleh siswa di sekolah kami,” ujar Kepala Sekolah Irawati Hasan Angio.
Perubahan kondisi sekolah tersebut disambut antusias oleh para siswa. Dengan ruang belajar dan fasilitas yang lebih baik, mereka mengaku semakin bersemangat mengikuti pelajaran.
Para siswa bersama guru dari berbagai sekolah yang menerima manfaat revitalisasi di Gorontalo pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto serta pemerintah atas perhatian terhadap perbaikan fasilitas pendidikan hingga ke daerah pelosok.




