BREAKING NEWS

 


KAMAL SUMUT Gelar Aksi di Polda dan Kejati Sumut, Soroti Dugaan Persoalan Pengelolaan Keuangan di Labuhanbatu

 


Medan — Kesatuan Mahasiswa Lintas Sumatera Utara (KAMAL SUMUT) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Polda Sumatera Utara dan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara sebagai bentuk kontrol sosial terkait dugaan persoalan pengelolaan keuangan daerah di lingkungan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Labuhanbatu.

Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan sejumlah aspirasi terkait pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Dana Bagi Hasil (DBH) yang dinilai perlu mendapat perhatian dan pengawasan lebih lanjut guna menjaga transparansi serta akuntabilitas keuangan daerah.

KAMAL SUMUT menyoroti beberapa sektor yang dinilai perlu dilakukan evaluasi dan pendalaman, di antaranya:

Pajak Bumi dan Bangunan (PBB-P2)

BPHTB

Pajak Restoran

Pajak Hotel

Pajak Reklame

Pajak Penerangan Jalan

Pajak Parkir

Pajak Air Tanah

Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan

Pajak Sarang Burung Walet

Pengelolaan Dana Bagi Hasil (DBH)

Dalam orasinya, KAMAL SUMUT meminta aparat penegak hukum melakukan audit, telaah, dan pendalaman terhadap pengelolaan keuangan daerah di tubuh BPKAD Kabupaten Labuhanbatu sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Adapun tuntutan yang disampaikan massa aksi antara lain:

Mendesak Kepala BPKAD Kabupaten Labuhanbatu mengundurkan diri.

Mendesak Bupati Labuhanbatu mengevaluasi jabatan Kepala BPKAD Labuhanbatu.

Meminta Inspektorat, BPK RI, dan aparat penegak hukum melakukan audit menyeluruh.

Mendesak Krimsus Polda Sumut melakukan pendalaman atas laporan yang disampaikan.

Meminta Kejati Sumut memeriksa pihak-pihak terkait dalam pengelolaan keuangan daerah di Kabupaten Labuhanbatu.

Mendesak pemerintah daerah membuka transparansi pengelolaan PAD dan DBH kepada publik.

Massa aksi juga menyerahkan laporan dan aspirasi secara resmi kepada pihak Polda Sumut dan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme hukum yang berlaku.

“Kami hadir sebagai kontrol sosial untuk menyampaikan aspirasi masyarakat. Kami meminta aparat penegak hukum tidak mengabaikan berbagai persoalan yang berkembang di Kabupaten Labuhanbatu,” tegas koordinator aksi dalam keterangannya.

Aksi berlangsung tertib dengan pengawalan aparat kepolisian. KAMAL SUMUT menyatakan akan terus mengawal persoalan tersebut hingga ada tindak lanjut dari pihak terkait.

“Hidup Mahasiswa!

Hidup Rakyat Indonesia!

Lawan Dugaan Korupsi di Sumatera Utara!”


Bahri Siregar 

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image

Terkini