Gerimis Tak Hentikan Satgas TMMD, Sumur Bor di Sukamaju Capai 90 Persen
Depok – Langit mendung menyelimuti Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, Senin (23/2/2026). Gerimis yang turun siang itu tak menyurutkan langkah personel Satgas TMMD Ke-127 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0508/Depok untuk terus bekerja. Di antara suara mesin genset dan dentuman stamper, harapan warga perlahan digali dari dalam tanah.
Memasuki hari ke-13, program unggulan TNI AD berupa pembuatan sumur bor menunjukkan progres signifikan. Sumur Bor I di MI Darul Falah II, Jalan Al Hidayah I RT 05/06, telah mencapai 90 persen. Sementara Sumur Bor III di Mushallah Baitul Hikmah, Jalan Bojong Lio Gang Damai RT 02/28, kini berada di angka 35 persen.
Pengawas TMMD Ke-127 Kodim 0508/Depok, Perltu Harahap, mengatakan bahwa sumur bor bukan sekadar proyek fisik, melainkan jawaban atas kebutuhan dasar masyarakat.
“Air adalah sumber kehidupan. Ketika anak-anak di sekolah bisa berwudhu dengan layak, ketika jamaah mushallah tidak lagi kesulitan air bersih, di situlah TMMD benar-benar terasa manfaatnya. Kami ingin yang dibangun bukan hanya infrastruktur, tetapi juga kenyamanan dan harapan warga,” ujarnya.
Menurutnya, progres 90 persen di MI Darul Falah II menjadi kabar menggembirakan. Ia membayangkan dalam waktu dekat para siswa tak lagi harus bergantung pada pasokan air yang terbatas.
“Bayangkan anak-anak belajar dengan tenang tanpa khawatir soal air bersih. Itu kebahagiaan sederhana, tapi dampaknya besar. Kami bekerja dalam kondisi cuaca mendung hingga gerimis, namun semangat anggota dan warga tetap menyala,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, total 170 personel terlibat, terdiri dari 89 personel TNI AD, 10 TNI AL, 6 TNI AU, 10 Polri, 35 personel Pemda, 10 Pemdes, serta 10 warga masyarakat. Kolaborasi lintas unsur ini menjadi kekuatan utama di lapangan.
Didukung satu unit roller vibrator, satu unit stamper, satu unit genset, dan lima set peralatan pertukangan, pengerjaan terus dikebut agar manfaatnya segera dirasakan warga.
Perltu Harahap menegaskan, TMMD bukan hanya tentang capaian persentase pembangunan, melainkan tentang kebersamaan.
“Setiap tetes keringat yang jatuh hari ini adalah investasi untuk masa depan warga Sukamaju. Kami hadir bersama rakyat, bekerja bersama rakyat, dan hasilnya pun untuk rakyat,” tutupnya.
Di tengah langit yang masih menggantungkan awan, suara mesin bor terus bekerja. Di Sukamaju, harapan tak pernah surut—ia mengalir, setetes demi setetes, dari sumur yang tengah digali bersama.




