BREAKING NEWS

 


PP KAMMI Jajaki Hubungan dengan Atase Keagamaan Republik Turkiye



Jakarta, 24 Desember 2025


Pengurus Pusat KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia) kembali melakukan pertemuan dengan Atase Keagamaan Republik Turki pada tanggal 24 Desember 2025 di Jakarta. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari audiensi sebelumnya dengan Duta Besar Republik Turki untuk Indonesia, H.E. Prof. Dr. Talip Küçükcan, yang telah diselenggarakan pada bulan Oktober 2025. Pada pertemuan kali ini, KAMMI mengusung agenda pembahasan peluang kerjasama di bidang pendidikan, keagamaan, pemuda, dan sosial kemasyarakatan antara Indonesia dan Turki.


Yang Hadir dalam Pertemuan: Muhammad Bahruddin - Bendahara Umum KAMMI, Wahyu Andrie Septyo - Ketua Bidang ESDM KAMMI, Ahmad Randi - Sekretaris Rumah Kami Peduli, Faiz Abdul Haqi - Ketua Bidang Kebijakan Publik KAMMI, Ammar Multazim - Wakil Ketua Umum KAMMI


Dalam pertemuan ini, Atase Keagamaan Republik Turki, Pak Abdulhamid EÅŸmeli, menyampaikan mengenai tugas dan fungsi Atase Keagamaan dalam memperkuat hubungan keagamaan antara Turki dan Indonesia. Pak Abdulhamid menjelaskan bahwa salah satu peran utama Atase Keagamaan adalah untuk meningkatkan kerja sama antara lembaga keagamaan di kedua negara, seperti masjid, organisasi keagamaan, serta lembaga pendidikan agama. Selain itu, beliau juga menyampaikan pentingnya mempromosikan dialog antaragama dan budaya, serta menyampaikan informasi yang akurat mengenai Islam di Turki kepada masyarakat Indonesia.


"Atase Keagamaan Republik Turki di Indonesia memiliki peran strategis dalam menjalin hubungan yang lebih erat antara kedua negara dalam bidang keagamaan, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan," ungkap Pak Abdulhamid EÅŸmeli.

Ia 

Dalam kesempatan tersebut, Ammar Multazim, Wakil Ketua Umum KAMMI, mengungkapkan komitmen KAMMI untuk menjadi mitra strategis Atase Keagamaan dalam menjalankan berbagai program di Indonesia. KAMMI siap mendukung berbagai inisiatif yang dapat mempererat hubungan kedua negara, khususnya dalam bidang keagamaan, dakwah, dan sosial kemanusiaan.

"Kami siap menjadi mitra strategis Atase Keagamaan dalam mewujudkan berbagai program kerja sama, baik yang disesuaikan dengan program KAMMI maupun yang diinisiasi oleh Atase Keagamaan," ujar Ammar Multazim.


Selain itu, KAMMI juga mengajukan beberapa proposal untuk kerja sama, di antaranya adalah program Ramadhan untuk Sumatera, yang diharapkan dapat melibatkan lembaga-lembaga Turki seperti TDV dan organisasi sosial kemanusiaan lainnya untuk mendukung keberhasilan program ini. KAMMI juga berharap dapat menjalin kerja sama dengan organisasi dan lembaga di Turki yang memiliki program kepemudaan seperti Diyanet Youth dan MÜSDAV Youth.


Salah satu permintaan khusus dari KAMMI adalah terkait dengan program beasiswa. KAMMI meminta agar kader terbaiknya, terutama yang memiliki minat dalam pendidikan agama, dapat diberikan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke Turki melalui beasiswa yang disediakan oleh TDV (Türkiye Diyanet Vakfı). Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas kader agama KAMMI yang akan berkontribusi dalam kegiatan dakwah dan pengembangan masyarakat.


"Kami berharap bisa menyambungkan kader KAMMI yang terbaik dalam bidang agama dengan program beasiswa TDV, sehingga mereka bisa melanjutkan pendidikan di Turki dan membawa ilmu yang bermanfaat untuk masyarakat Indonesia," tambah Muhammad Bahruddin, Bendahara Umum KAMMI.


KAMMI juga mengusulkan agar program pertukaran pelajar dan seminar internasional menjadi bagian dari kerja sama dengan Atase Keagamaan. Pertukaran pelajar ini diharapkan dapat memperkenalkan siswa Indonesia kepada sistem pendidikan dan budaya Turki, serta membangun hubungan internasional yang lebih kuat antar generasi muda kedua negara.


Pertemuan ini diakhiri dengan kesepakatan untuk melanjutkan diskusi lebih lanjut terkait peluang-peluang kerja sama yang telah disepakati. KAMMI berharap agar pertemuan ini dapat menjadi langkah awal untuk membangun hubungan yang lebih erat dengan Atase Keagamaan dan lembaga-lembaga lainnya di Turki, guna memperkuat kerjasama di berbagai bidang yang saling menguntungkan.


"Kami berkomitmen untuk memperluas kerja sama dengan Turki, terutama dalam bidang keagamaan dan pendidikan, serta berupaya menjembatani komunikasi antara masyarakat Indonesia dan Turki," tutup Wahyu Andrie Septyo, Ketua Bidang ESDM KAMMI


Pertemuan ini menunjukkan komitmen kuat dari KAMMI untuk memperluas jaringan kerja sama dengan Turki, khususnya dalam bidang keagamaan, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan. KAMMI bertekad untuk berkontribusi dalam menciptakan hubungan yang lebih erat dan saling menguntungkan antara Indonesia dan Turki. Diharapkan, melalui kolaborasi ini, kedua negara dapat meningkatkan pemahaman dan kerjasama di berbagai sektor yang dapat membawa dampak positif bagi masyarakat luas. 


KAMMI juga berkomitmen untuk terus menjembatani dialog antar umat beragama dan mendukung program-program yang mendorong kemajuan pendidikan dan pemberdayaan pemuda. Ke depannya, KAMMI berharap dapat terus membangun kemitraan strategis dengan lembaga-lembaga di Turki, untuk memajukan bersama bidang keagamaan, dakwah, dan sosial kemasyarakatan.

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image

Terkini