BREAKING NEWS

IMSU Jakarta dan KAMPUS Jakarta Desak Kejagung Usut Dugaan Kejanggalan Anggaran di Labuhanbatu Selatan

 


JAKARTA, 21 Agustus 2026 — Kantor Kejaksaan Agung RI di Jalan Sultan Hasanuddin No. 1, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, kembali didatangi puluhan mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Sumatera Utara Jakarta (IMSU Jakarta) dan Koalisi Aksi Mahasiswa dan Pemuda Sumatera Utara Jakarta (KAMPUS Jakarta).


Dalam aksi tersebut, IMSU Jakarta dan KAMPUS Jakarta menyampaikan sejumlah sorotan serta meminta aparat penegak hukum menindaklanjuti dugaan adanya kejanggalan dalam pengelolaan APBD Tahun Anggaran 2025 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan.


Sorotan tersebut di antaranya berkaitan dengan kegiatan perjalanan dinas biasa, perjalanan dinas dalam kota, serta fasilitas kunjungan tamu yang menurut massa aksi menghabiskan anggaran hingga miliaran rupiah.


IMSU Jakarta dan KAMPUS Jakarta meminta Kejaksaan Agung melakukan pemeriksaan dan klarifikasi terhadap penggunaan anggaran tersebut untuk memastikan apakah terdapat penyimpangan atau pelanggaran sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.


«"Kami menduga kuat adanya indikasi korupsi yang merujuk dalam kerugian keuangan negara," tegas Bahri Siregar.»


Ultimatum Aksi Jilid III


Bahri menyebut aksi tersebut merupakan bentuk dukungan kepada Kejaksaan Agung agar menindaklanjuti laporan maupun aspirasi yang disampaikan massa aksi.


"Jika tidak ditanggapi, kami akan aksi Jilid III. Tidak menutup kemungkinan akan bongkar kasus lain di tubuh Sekda dan Kabag Umum Kab. Labuhanbatu Selatan," pungkasnya.


Pernyataan tersebut merupakan sikap dan klaim dari pihak massa aksi yang meminta agar dugaan-dugaan tersebut terlebih dahulu diperiksa serta diverifikasi oleh pihak berwenang.


Desak Bupati Evaluasi Sekda dan Kabag Umum


IMSU Jakarta dan KAMPUS Jakarta juga mendesak Bupati Labuhanbatu Selatan melakukan evaluasi terhadap Sekda dan Kabag Umum Kabupaten Labuhanbatu Selatan terkait berbagai sorotan yang disampaikan dalam aksi tersebut.


"Jika tidak, patut diduga ada main mata Bupati dengan Sekda dan Kabag Umum," ujar Bahri.


Pernyataan tersebut merupakan dugaan yang disampaikan Bahri dan belum merupakan kesimpulan hukum.


Sekda dan Kabag Umum Labuhanbatu Selatan Diklaim Belum Memberikan Tanggapan


Bahri mengaku telah menghubungi salah satu pejabat Kabag Umum Labuhanbatu Selatan untuk meminta klarifikasi terkait persoalan yang disorot dalam aksi. Namun, menurut pengakuannya, hingga saat ini belum memperoleh tanggapan.


"Ini menunjukkan ketidak terbukaan, seakan menutupi," pungkasnya.


Atas hal tersebut, IMSU Jakarta dan KAMPUS Jakarta menyatakan akan terus mengawal aspirasi mereka serta meminta aparat penegak hukum melakukan pemeriksaan secara objektif terhadap dugaan kejanggalan penggunaan anggaran yang mereka soroti.


Hingga berita ini ditayangkan, belum terdapat tanggapan dari pihak Sekda maupun Kabag Umum Kabupaten Labuhanbatu Selatan terkait tudingan dan dugaan yang disampaikan massa aksi. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak-pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini.


Bahri Siregar 

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar